GRADE+ Resmi Hadir di Kota Jambi, Maulana: Infrastruktur Digital Jadi Kebutuhan Strategis Masyarakat
Sabtu, 26 September 2026
Penulis: Johanes Afrizal | Editor: Eko Oktavianus
Jambi – Layanan internet berbasis jaringan fiber optik GRADE+ resmi hadir di Kota Jambi. Peluncuran perdana layanan tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Director & Chief Technology Officer GRADE+, Bambang Susilo, S.T., dalam acara Grand Launching GRADE+ di Aston Jambi Hotel & Conference, Sabtu (26/09/2026).
Peluncuran tersebut menjadi langkah baru dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi berbasis fiber optik di Kota Jambi, sekaligus memperluas pilihan layanan internet bagi masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi Saleh Ridha beserta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, tokoh masyarakat, serta para mitra strategis GRADE+.
Dalam peluncuran perdananya, GRADE+ memperkenalkan sejumlah keunggulan layanan, di antaranya akses internet tanpa batas (unlimited), bebas biaya pemasangan atau instalasi, serta fasilitas router dual band untuk mendukung konektivitas berbagai perangkat secara lebih optimal.
Wali Kota Jambi Maulana menyambut baik kehadiran GRADE+ sebagai salah satu penyedia layanan internet baru di Kota Jambi. Menurutnya, perkembangan teknologi digital saat ini telah menjadi bagian penting dalam menopang berbagai aktivitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut, kata Maulana, sejalan dengan posisi Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa yang membutuhkan dukungan infrastruktur digital yang andal.
“Ekosistem perkotaan yang inovatif sangat bergantung pada dukungan infrastruktur digital yang baik. Sekarang pelaku UMKM sudah sangat bergantung pada internet, mulai dari memasarkan produk hingga melakukan transaksi,” ujar Maulana.
Ia menambahkan, kebutuhan terhadap akses internet yang memadai bahkan mulai menjadi perhatian dalam pembahasan di tingkat pemerintahan. Menurutnya, layanan digital ke depan semakin penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Bahkan kebutuhan mendasar akan akses internet ini mulai menjadi pembahasan serius di tingkat pemerintahan, termasuk dalam diskusi dengan pejabat Kementerian Dalam Negeri untuk mempertimbangkan layanan digital sebagai bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM),” jelasnya.
Maulana juga mengungkapkan, jaringan fiber optik GRADE+ saat ini telah menjangkau lebih dari 40.000 unit rumah yang tersebar di sekitar 18 kelurahan di Kota Jambi. Jumlah tersebut menjadi bagian dari potensi sekitar 250.000 bangunan rumah yang ada di wilayah Kota Jambi.
Menurutnya, kebutuhan internet semakin terasa dalam berbagai sektor pelayanan publik, termasuk pendidikan. Kondisi kabut asap yang sempat melanda Kota Jambi dan menyebabkan sejumlah sekolah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), misalnya, turut memperlihatkan pentingnya ketersediaan akses internet bagi masyarakat.
“Apalagi kita ada masalah asap, semua sekolah melakukan PJJ dari rumah. Sampai ada keluhan masyarakat tentang kebutuhan kuota internet. Artinya, kebutuhan internet di dunia pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA, sekarang sudah sangat penting. Alhamdulillah, di Kota Jambi sudah terkoneksi semua,” katanya.
Kebutuhan serupa, lanjut Maulana, juga terlihat pada sektor kesehatan. Puskesmas dan rumah sakit membutuhkan konektivitas internet untuk mendukung pelayanan dan operasional.
Begitu pula dengan pemanfaatan teknologi dalam bidang keamanan dan pengawasan kota. Pemerintah Kota Jambi saat ini telah memiliki lebih dari 1.000 kamera CCTV yang terkoneksi dan tersebar di berbagai wilayah hingga tingkat RT.
“Dengan digital ini sudah bisa dipantau, seperti kenakalan remaja, kriminalitas, pelecehan seksual dan banyak yang tertangkap. Semua itu membutuhkan internet untuk mengaksesnya,” ungkap Maulana.
Ia berharap kehadiran GRADE+ dapat semakin memperluas pilihan masyarakat dalam memperoleh layanan internet yang berkualitas. Pemerintah Kota Jambi juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem digital daerah.
Sementara itu, Director & Chief Technology Officer GRADE+, Bambang Susilo, S.T., mengatakan kehadiran GRADE+ di Kota Jambi merupakan bentuk komitmen jangka panjang perusahaan untuk menyediakan akses internet berkualitas sekaligus mendukung produktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Internet telah bertransformasi menjadi kebutuhan primer masyarakat sehingga kelancaran komunikasi sangat krusial untuk mendukung seluruh aktivitas publik, mulai dari kegiatan sekolah, perkuliahan hingga operasional bisnis sehari-hari,” ujarnya.
Bambang menegaskan, Grand Launching GRADE+ bukan merupakan akhir dari sebuah inisiatif, melainkan awal dari komitmen berkelanjutan perusahaan untuk menjaga kualitas jaringan serta meningkatkan kepuasan pelanggan di Kota Jambi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama proses pembangunan jaringan hingga GRADE+ dapat mulai beroperasi dan melayani masyarakat Kota Jambi.
Selain memperluas layanan di kawasan perkotaan, GRADE+ juga membawa misi sosial dan strategis untuk memperluas jangkauan konektivitas ke wilayah yang selama ini belum mendapatkan layanan internet secara optimal, termasuk sejumlah titik di luar kawasan 3T yang masih memiliki keterbatasan akses jaringan.
Dengan mengusung layanan digital terpadu berbasis jaringan serat optik berlatensi rendah, GRADE+ diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap koneksi internet yang stabil untuk berbagai aktivitas, mulai dari pembelajaran, bekerja, transaksi digital, hingga hiburan seperti streaming dan game online.
Kehadiran layanan tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat ekosistem digital Kota Jambi dan mendukung percepatan transformasi digital di berbagai sektor kehidupan masyarakat.