Wali Kota Maulana Dukung Pengembangan Wisata Religi Kota Seberang melalui Haul Tuanku Keramat Tambak

Minggu, 25 Oktober 2026

Penulis: Eko Oktavianus | Editor: Eko Oktavianus

cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Jambi – Ribuan umat Islam menghadiri Haul ke-274 Al-Habib Husein bin Ahmad Baraqbah atau yang dikenal sebagai Tuanku Keramat Tambak, Minggu (25/10/2026). Kegiatan keagamaan tahunan ini berlangsung di Masjid Jami’ Ba’alawi, Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi.

Haul tersebut dihadiri para habaib, kiai, tuan guru, ulama, tokoh masyarakat, serta jemaah dari dalam dan luar Kota Jambi. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., turut hadir sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terhadap pelestarian tradisi keagamaan sekaligus pengembangan potensi wisata religi di Kota Jambi.

Peringatan haul ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa dan keteladanan Al-Habib Husein bin Ahmad Baraqbah dalam menyebarkan agama Islam, tetapi juga bagian dari upaya Pemkot Jambi menjadikan kawasan Kota Seberang sebagai salah satu pusat wisata religi.

Selain memperkuat nilai-nilai keagamaan dan melestarikan kearifan lokal, kegiatan ini juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kehadiran ribuan jemaah memberikan peluang bagi pelaku usaha lokal, termasuk sektor kuliner, transportasi, perhotelan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut meramaikan kegiatan melalui bazar di sekitar lokasi acara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Al-Habib Husein bin Ahmad Baraqbah di Pemakaman Keramat Tambak, Kelurahan Tahtul Yaman, Kecamatan Pelayangan. Para peziarah mengikuti pembacaan Surah Yasin, zikir, tahlil, doa bersama, serta tausiah keagamaan.

Selanjutnya, acara puncak digelar di Masjid Jami’ Ba’alawi melalui pembacaan risalah Nabi Muhammad SAW, dilanjutkan dengan pembacaan manakib atau riwayat hidup Shohibul Haul, Al-Habib Husein bin Ahmad Baraqbah. Kegiatan kemudian diisi ceramah agama oleh Al-Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf dari Pasuruan, Jawa Timur.

Dalam tausiah tersebut, Al-Habib Taufiq menyampaikan bahwa mencintai orang-orang saleh merupakan bagian dari ajaran Islam. Menurutnya, orang saleh adalah mereka yang mampu menunaikan perintah Allah SWT dengan baik serta memenuhi hak sesama manusia. Hal itu diwujudkan dengan menjalankan kewajiban agama dan meningkatkan amalan sunah.

Haul Tuanku Keramat Tambak merupakan tradisi keagamaan yang memiliki nilai sejarah penting dalam perkembangan Islam di Kota Jambi. Al-Habib Husein bin Ahmad Baraqbah dikenang sebagai ulama yang mengabdikan hidupnya untuk menyebarkan ajaran Islam, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

Melalui penyelenggaraan haul secara rutin, nilai-nilai perjuangan dan keteladanan beliau diharapkan terus diwariskan kepada generasi muda. Tradisi ini sekaligus memperkuat identitas Kota Jambi sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai religius, budaya, dan toleransi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana mengatakan, Pemkot Jambi mendukung penyelenggaraan haul sebagai bentuk penghormatan kepada ulama yang berjasa dalam menyebarkan Islam dan membangun kehidupan keagamaan di Provinsi Jambi.

“Pemerintah Kota Jambi telah mengagendakan kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan kepada guru dan ulama kita yang telah berjuang menyebarkan agama Islam. Insyaallah, kegiatan haul ini akan terus kita tingkatkan agar semakin ramai pada tahun-tahun mendatang dan membawa keberkahan bagi Kota Jambi,” ujarnya.

Maulana menegaskan, Pemkot Jambi akan terus mendorong pengembangan kawasan Kecamatan Pelayangan dan Kecamatan Danau Teluk sebagai kawasan wisata religi sekaligus pusat kegiatan dakwah Islamiyah.

Menurutnya, kedua kecamatan tersebut memiliki potensi wisata religi yang dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan keagamaan. Selain Haul Tuanku Keramat Tambak di Kecamatan Pelayangan, terdapat pula Haul Pangeran Wiro Kusumo yang diselenggarakan di Masjid Insaniyah, Kecamatan Danau Teluk.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

“Kita akan terus mendorong pengembangan wisata religi di Kota Seberang. Potensi yang ada harus kita jaga dan kembangkan agar menjadi daya tarik bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar Kota Jambi,” katanya.

Selain pengembangan wisata religi, Maulana juga menyoroti pentingnya peran ulama, habaib, keluarga, dan masyarakat dalam membentengi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba serta berbagai perilaku negatif.

Ia menyebutkan, berdasarkan data yang disampaikannya, sebanyak 2,77 persen anak muda di Kota Jambi pernah mencoba narkoba. Karena itu, menurutnya, pendekatan melalui dakwah, pendidikan agama, serta kegiatan positif di bidang olahraga, seni, dan budaya perlu terus diperkuat.

“Tidak ada jalan lain selain terus mengajak anak-anak kita kepada kebaikan. Dakwah dan kegiatan keagamaan seperti haul ini menjadi salah satu sarana untuk membangun karakter generasi muda agar terhindar dari hal-hal yang tidak baik,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Maulana juga menyampaikan rencana pembangunan pos pemadam kebakaran di kawasan Kota Seberang. Pos tersebut direncanakan berlokasi di depan kantor Polsek untuk mempercepat penanganan kebakaran di Kecamatan Pelayangan dan Danau Teluk.

Ia menjelaskan, akses jalan yang kerap mengalami kemacetan serta keterbatasan jangkauan layanan pemadam kebakaran menjadi tantangan dalam penanganan kebakaran di kawasan tersebut. Dengan adanya pos baru, respons petugas diharapkan lebih cepat sehingga risiko meluasnya kebakaran dapat diminimalkan.

“Insyaallah, dalam beberapa minggu ke depan pembangunan pos pemadam kebakaran di depan Polsek akan dimulai. Saya sangat prihatin jika terjadi kebakaran di dua kecamatan ini karena api berpotensi merambat ke banyak rumah ketika penanganannya terlambat. Kita ingin pelayanan lebih cepat agar dampak kebakaran bisa ditekan,” ungkapnya.

Selain itu, Pemkot Jambi juga merencanakan pemasangan masing-masing 500 titik lampu penerangan jalan di Kecamatan Pelayangan dan Kecamatan Danau Teluk. Program tersebut diharapkan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya pada malam hari, serta mendukung aktivitas keagamaan, pendidikan pesantren, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Insyaallah, masing-masing 500 titik lampu di Pelayangan dan Danau Teluk akan segera dipasang. Kita ingin kedua kecamatan ini semakin terang pada malam hari sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan kegiatan keagamaan bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Maulana menyampaikan terima kasih kepada seluruh ulama, habaib, panitia, dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap Haul Tuanku Keramat Tambak terus berkembang menjadi agenda keagamaan yang memperkuat persatuan, membawa keberkahan, dan mendukung kemajuan Kota Jambi.

“Terima kasih kepada semuanya. Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan kepada kita semua dan menjadikan Kota Jambi terus berkembang dalam suasana yang kondusif, aman, dan harmonis,” pungkas Wali Kota Maulana.