Tabligh Akbar dan Pengukuhan Majelis Bahagia Bersholawat Perkuat Nilai Agamis Kota Jambi
Rabu, 09 September 2026
Penulis: Johanes Afrizal | Editor: Eko Oktavianus
Jambi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat pembangunan karakter masyarakat melalui peningkatan nilai-nilai religius sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi besar Kota Jambi Bahagia, khususnya pada aspek agamis.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Tabligh Akbar yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Majelis Bahagia Bersholawat tingkat kelurahan se-Kota Jambi periode 2026–2029, yang digelar di Maulidia Convention Center, Selasa malam (08/09/2026).
Pengukuhan Majelis Bahagia Bersholawat dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan ditandai dengan pembacaan ikrar pengurus. Kegiatan tersebut mengusung tema “Memperbanyak Sholawat Bentuk Kecintaan Kita kepada Rasulullah SAW Menuju Kota Jambi Bahagia.”
Tabligh Akbar menghadirkan penceramah Habib Segaf bin Abdul Qodir. Kegiatan turut dihadiri Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Ketua TP PKK Kota Jambi sekaligus Pembina Majelis Bahagia Bersholawat Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Jambi H. M. Kholis, S.Ag., M.Pd., Ketua Umum MUI Kota Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar US, M.Pd., Ketua BAZNAS Kota Jambi Dr. Muhamad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I., unsur Forkopimda, serta jajaran Pemkot Jambi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta unsur organisasi keagamaan yang telah hadir dan turut memeriahkan Tabligh Akbar Bahagia Bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Menurut Maulana, program Bahagia Bersholawat merupakan salah satu implementasi dari visi dan misi Kota Jambi Bahagia. Ia menjelaskan, visi tersebut memiliki empat nilai utama, yakni Bersih, Aman, Harmoni, dan Agamis.
“B yang pertama adalah bersih. Alhamdulillah, tata kelola sampah terus kita benahi dan TPS-TPS liar di pinggir jalan mulai kita bersihkan. Kemudian A adalah aman, salah satunya melalui pemasangan CCTV yang jumlahnya sudah mencapai ribuan di tingkat RT,” ujar Maulana.
Selanjutnya, kata dia, unsur Harmoni diwujudkan dengan terus menjaga kekompakan dan kebersamaan antarwarga. Sementara unsur Agamis diperkuat melalui berbagai kegiatan keagamaan, termasuk Majelis Bahagia Bersholawat.
“Majelis Bahagia Bersholawat ini mengajak kita semua untuk memperbanyak membaca sholawat sekaligus belajar ilmu agama. Insyaallah, dengan itu kita bisa meraih kebahagiaan, bukan hanya di dunia tetapi juga di akhirat,” katanya.
Maulana menegaskan, Pemkot Jambi bersama jajaran dan berbagai organisasi keagamaan, termasuk MUI dan BAZNAS, akan terus mendorong kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami bersama jajaran Pemerintah Kota Jambi dan seluruh organisasi keagamaan, BAZNAS, MUI, hadir dalam kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi oleh Habib Segaf bin Abdul Qodir dari Probolinggo,” tuturnya.
Ia juga berharap seluruh organisasi keagamaan dapat bersama-sama menghidupkan tradisi bersholawat di setiap kelurahan. Para camat dan lurah diminta terus mendorong serta menyosialisasikan kegiatan tersebut sehingga menjadi gerakan bersama di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, malam ini telah dilakukan pengukuhan Majelis Bahagia Bersholawat di seluruh kelurahan se-Kota Jambi dan semuanya sudah terbentuk. Insyaallah kegiatannya tidak hanya bersholawat, tetapi juga bertaklim, belajar ilmu agama, serta berkolaborasi dengan seluruh organisasi keagamaan, termasuk BAZNAS,” jelasnya.
Dikesempatan itu, Maulana juga mengajak masyarakat Kota Jambi untuk bersama-sama melaksanakan shalat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa memohon turunnya hujan, menyusul kondisi kemarau dan kabut asap yang melanda wilayah Jambi.
“Insyaallah hari Kamis nanti kita akan melaksanakan shalat Istisqa di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi. Mudah-mudahan Allah menurunkan rahmat dan hujan, sehingga asap di Kota Jambi, Provinsi Jambi, dan Indonesia segera terbebas dari bencana,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Habib Segaf bin Abdul Qodir menyampaikan tiga pesan utama yang dapat diteladani dari akhlak Nabi Muhammad SAW.
Pertama, menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air dan daerah. Menurutnya, kecintaan Nabi Muhammad SAW terhadap Kota Makkah menjadi salah satu keteladanan bagi umat Islam untuk mencintai daerah tempat tinggalnya.
“Sebagai warga Jambi, kita harus mencintai Kota Jambi. Salah satu bentuk kecintaan itu adalah bagaimana kita terus bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.
Kedua, Habib Segaf mengajak masyarakat untuk meningkatkan kecintaan dan kepedulian terhadap sesama umat Islam. Menurutnya, sesama mukmin merupakan satu kesatuan yang diibaratkan seperti satu tubuh, sehingga harus saling membantu dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
“Sesama orang mukmin, satu tempat, satu negara, satu agama, satu umat Nabi Muhammad SAW. Kita ibaratkan seperti satu jasad dan harus saling membantu satu sama lainnya. Mari kita tingkatkan ukhuwah Islamiyah agar kita semakin dicintai Allah SWT,” pesannya.
Ketiga, ia mengingatkan pentingnya menjadi pribadi yang rendah hati serta senantiasa memohon ampun kepada Allah SWT. Menurutnya, salah satu ukuran kebaikan seseorang dapat dilihat dari kesungguhannya dalam menyesali dan memohon ampun atas dosa serta kesalahan yang pernah dilakukan.
“Jadilah orang yang rendah diri dan selalu meminta ampun kepada Allah SWT. Orang baik adalah orang yang menyesali dan menangisi maksiat serta dosa-dosanya di masa lalu,” pungkasnya.
Melalui pengukuhan Majelis Bahagia Bersholawat di seluruh kelurahan, Pemkot Jambi berharap semangat bersholawat, pembelajaran agama, serta kebersamaan masyarakat semakin tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Upaya tersebut diharapkan turut memperkuat karakter masyarakat sekaligus mewujudkan Kota Jambi Bahagia yang Bersih, Aman, Harmoni, dan Agamis.