Bunda PAUD Kota Jambi Perkuat Program Sapa Bahagia, Dorong Angka Partisipasi PAUD Capai Lebih 90 Persen

Rabu, 10 Juni 2026

Penulis: Bowo Prayitno | Editor: Eko Oktavianus

cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Jambi - Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, secara resmi membuka Workshop Sapa Bahagia Anak Usia Dini Kota Jambi Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Rabu (10/06/2026).

Mengusung tema “Sisir, Ajak, Pantau, Advokasi”, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat layanan serta pemanfaatan aplikasi Sapa Bahagia Anak Usia Dini sebagai upaya mendukung pelaksanaan program wajib belajar 13 tahun, khususnya satu tahun pendidikan pra sekolah dasar melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Workshop menghadirkan sejumlah narasumber, yaitu :

1. Bunda PAUD Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG dengan materi “Penguatan Kolaborasi melalui Program Sapa Bahagia dalam Mewujudkan PAUD Bermutu dan Mendukung Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah Dasar”.

2. Sutimah, M.Pd., Widyaprada Ahli Madya Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jambi dengan materi “Wajib Belajar 13 Tahun: Grand Design 1 Tahun Pra Sekolah Dasar dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS)”.

3. A. Yani, S.STP., M.E., Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Nadiyah menegaskan bahwa pemenuhan hak pendidikan anak usia dini merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya orang tua maupun pemerintah. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus berkolaborasi untuk memastikan tidak ada anak usia dini yang kehilangan hak memperoleh pendidikan PAUD.

“Kalau ada anak usia dini yang tidak mendapatkan layanan pendidikan PAUD, maka itu bukan hanya tanggung jawab orang tuanya, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena itu kita harus bergerak bersama memastikan seluruh anak mendapatkan hak pendidikannya,” tegas Nadiyah.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran sangat penting dalam membentuk karakter dan perkembangan kecerdasan anak. Berdasarkan kajian perkembangan otak, sekitar 80 hingga 90 persen perkembangan otak terjadi pada usia 0 hingga 6 tahun atau yang dikenal sebagai masa emas (golden age).

Pada masa tersebut, anak membutuhkan stimulasi yang positif melalui kasih sayang, perhatian, komunikasi yang baik, aktivitas bermain, bercerita, hingga lingkungan sosial yang mendukung agar terbentuk koneksi antar sel otak yang optimal.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

“Anak usia dini harus dibanjiri dengan stimulasi positif. Senyuman, pelukan, kata-kata baik, pujian, cerita, dan doa merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan kecerdasannya. Karena itu pendidikan PAUD menjadi sangat penting,” jelasnya.

Bunda PAUD Kota Jambi juga menyampaikan bahwa Program Sapa Bahagia yang diluncurkan sejak tahun lalu telah menunjukkan hasil yang signifikan. Angka Partisipasi Sekolah (APS) PAUD usia 5–6 tahun di Kota Jambi meningkat dari 59 persen menjadi 88 persen dalam satu tahun.

Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan, kader Posyandu, hingga Forum RT yang melakukan pendataan dan advokasi terhadap anak-anak yang belum mengakses layanan PAUD.

“Alhamdulillah, melalui kerja keras bersama, angka partisipasi sekolah PAUD usia 5 sampai 6 tahun meningkat dari 59 persen menjadi 88 persen. Tahun ini target nasional 89 persen, tetapi kami berharap Kota Jambi mampu mencapai lebih dari 90 persen,” kata Nadiyah.

Ia menjelaskan, Program Sapa Bahagia dilakukan dengan cara menyisir dan mendata anak usia dini yang belum bersekolah, kemudian mengajak dan mengadvokasi orang tua agar anak dapat masuk ke satuan pendidikan PAUD yang tersedia.

Dalam kesempatan itu, Nadiyah juga mengungkapkan masih terdapat tantangan terkait keterbatasan daya tampung satuan PAUD di Kota Jambi. Berdasarkan data yang ada, terdapat potensi sekitar 6.120 anak usia dini yang belum dapat tertampung pada satuan PAUD yang tersedia saat ini.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kota Jambi bersama Dinas Pendidikan Kota Jambi telah mengajukan bantuan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) dan Ruang Kelas Baru (RKB) kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat PAUD.

“Alhamdulillah, saat ini sudah berproses dua lokasi yang telah ditinjau oleh pemerintah pusat, yaitu di Kecamatan Alam Barajo dan Kecamatan Paal Merah. Mudah-mudahan dapat segera terealisasi untuk meningkatkan akses layanan PAUD bagi masyarakat Kota Jambi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Sugiyono menyampaikan bahwa Workshop Sapa Bahagia merupakan bagian dari penguatan inovasi daerah yang digagas langsung oleh Bunda PAUD Kota Jambi.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam workshop ini menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan seluruh anak usia dini di Kota Jambi memperoleh layanan pendidikan yang bermutu.

“Peserta workshop tidak hanya berasal dari satuan pendidikan PAUD, tetapi juga Bunda PAUD Kecamatan, Bunda PAUD Kelurahan, dan Forum RT. Ini menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sugiyono menambahkan, Pemerintah Kota Jambi akan terus berupaya meningkatkan kuantitas maupun kualitas layanan pendidikan PAUD agar mampu mencetak generasi yang cerdas, ceria, dan bahagia.

Pada kesempatan tersebut, Sugiyono juga menginformasikan bahwa pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kota Jambi dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 27 Juni 2026.

Pelaksanaan SPMB akan tetap mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 dengan empat jalur penerimaan, yaitu jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.

Melalui Workshop Sapa Bahagia Tahun 2026 ini, Pemerintah Kota Jambi berharap penguatan kolaborasi lintas sektor dapat semakin mempercepat pencapaian target wajib belajar 13 tahun, sekaligus memastikan seluruh anak usia dini memperoleh hak pendidikan yang layak sebagai fondasi menuju generasi Kota Jambi yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.