Tampilkan Ciri Khas Budaya Dipanggung Nasional, Kota Jambi Masuk 5 Terbaik Karnaval Nusantara di Ajang APEKSI
Jumat, 03 Juli 2026
Penulis: Eko Oktavianus | Editor: Eko Oktavianus
Medan - Kota Jambi turut ambil bagian dalam kemeriahan Karnaval Budaya Nusantara yang menjadi rangkaian kegiatan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-436 Kota Medan, pada Kamis malam (02/07/2026).
Dengan tajuk "The Sparkling of Local Heroes and Culture". Karnaval Nusantara yang diikuti oleh delegasi dari 98 kota se-Indonesia itu melintasi rute Jalan Pemuda–Jalan Ahmad Yani (Kawasan Kesawan) hingga Lapangan Merdeka, Kota Medan. Karnaval Nusantara diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkenalkan keunikan budaya yang ada di setiap kota melalui kreativitas peserta dalam menampilkan tarian, busana atau kostum, dan atraksi sepanjang karnaval.
Pada Karnaval Nusantara tersebut, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.,OG, tampil serasi mengenakan busana adat khas Melayu Jambi berwarna hitam dengan balutan warna emas, sedangkan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto yang turut hadir langsung pada kegiatan tersebut mengenakan busana adat Melayu lengkap berwarna hitam.
Pada kegiatan tersebut, kontingen Kota Jambi yang langsung dipimipin oleh Wali Kota Maulana bersama Ketua TP PKK Nadiyah, berhasil meraih prestasi, sekaligus menerima penghargaan, karena berhasil menampilkan performa terbaik, berdasarkan kesesuaian tema, kreativitas, dan ketertiban selama pelaksanaan Karnaval Nusantara.
Kota Jambi berhasil masuk ke dalam 5 besar terbaik, sehingga berhak menerima penghargaan langsung dari Pemerintah Kota Medan sebagai apresiasi kepada 5 kota yang menampilkan performa terbaik (Kota Tangerang, Kota Semarang, Kota Jambi, Kota Bandung dan Kota Malang).
Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengatakan bahwa kehadiran kontingen Kota Jambi dalam pelaksanaan Karnaval ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam melestarikan budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi daerah kepada masyarakat luas.
"Ini adalah wujud bagaimana kita bisa menunjukkan eksistensi budaya kita ditingkat Nasional, dimana seluruh delegasi dari seluruh Kota di Indonesia turut tampil dengan menampilkan ciri khas masing-masing," ucap Maulana.
Ia mengungkapkan, keberhasilan kontingen Kota Jambi pada Karnaval ini berkat kerja sama seluruh pihak. Termasuk anak - anak Kota Jambi yang telah berlatih dan mengikuti serangkaian agenda kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah kota.
"Alhamdulillah hari ini Pemerintah Kota Jambi bersama rombongan, beserta adik - adik jenjang SMP yang telah berhasil memenangkan lomba diberbagai festival, termasuk Festival Angso Duo tampil pada Rakernas APEKSI 2026 di Kota Medan, serta berhasil meraih prestasi," ungkap Maulana.
Menurutnya, karya budaya yang ditampilkan dalam karnaval ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah mahakarya yang sudah selayaknya mendapat panggung di level global, melalui berbagai ciri khas yang ditampilkan masing-masing kontingen kota se-Indonesia.
"Kita lihat karya anak bangsa kita yang sangat luar biasa dan sangat layak untuk dipertontonkan di tingkat internasional. Kita harus berjuang untuk kebudayaan kita, karena itu adalah komitmen kita bersama," tutup Wali Kota Maulana.
Dalam rintikan air hujan pada gelaran Karnaval tersebut, menambah pesona penyelenggaraan kegiatan dengan pertunjukan kolosal yang disuguhkan Kota Medan selaku tuan rumah.
Tidak hanya dihadiri para Wali kota peserta Rakernas XVIII APEKSI dari 98 kota se-Indonesia, Karnaval Nusantara yang ditutup dengan penampilan tarian kolosal yang dibawakan oleh ratusan penari anak ini juga dihadiri, Ketua APEKSI, Eri Cahyadi dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan.