Pemkot Jambi Siapkan ASN Purna Tugas Tetap Produktif dan Bahagia

Selasa, 19 Mei 2026

Penulis: Bowo Prayitno | Editor: Eko Oktavianus

cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Jambi - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Hak-Hak Pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Jambi, Selasa (19/05/2026), bertempat di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh ASN Pemerintah Kota Jambi yang akan memasuki masa pensiun periode Juni hingga Desember 2026.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa jumlah ASN Pemerintah Kota Jambi yang memasuki masa pensiun terus meningkat setiap tahunnya. Seperti, pada tahun 2025 terdapat 272 ASN, sementara tahun 2026 sebanyak 224 ASN memasuki masa purna tugas dengan latar belakang jabatan yang beragam.

“Hari ini saya mengumpulkan senior-senior saya yang sebentar lagi memasuki purna bakti. Ada guru, kepala sekolah, camat, sekcam, sekretaris dinas bahkan sekda juga akan memasuki masa pensiun. Kami menghadirkan Taspen dan Mandiri Taspen untuk memberikan sosialisasi tentang hak-hak mereka,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pensiun bukan akhir dari pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, konsep pengabdian dalam kehidupan harus terus berjalan sepanjang hayat.

“Belajar itu tidak boleh berhenti hanya karena pensiun sebagai ASN. Dalam ajaran Rasulullah SAW, menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim laki-laki dan perempuan. Pengabdian kepada masyarakat dan kepada Allah tidak ada akhirnya,” ungkapnya.

Maulana juga mencontohkan keteladanan Rasulullah, yang harus tetap produktif dan memberi manfaat meski telah memasuki usia lanjut maupun masa pensiun.

“Maka saya senang kalau bertemu teman-teman pensiunan wajahnya cerah. Itu tanda-tanda positif. Pensiun harus dimaknai sebagai fase kehidupan yang lebih berkualitas, lebih sehat, lebih dekat dengan keluarga dan tetap bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Ia menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan visi “Kota Jambi Bahagia”, yakni kota yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera, termasuk menghadirkan perlindungan sosial serta kepastian layanan bagi ASN hingga memasuki masa pensiun.

“Pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan seluruh ASN memperoleh perlindungan jaminan sosial yang layak, baik dalam bentuk jaminan kesehatan, jaminan hari tua, tabungan pensiun maupun asuransi pensiun,” jelasnya.

Menurutnya, seiring perkembangan regulasi dan transformasi layanan digital, ASN perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai hak-hak kepesertaan Taspen agar dapat mengakses seluruh layanan secara optimal dan sesuai ketentuan.

Ia mengungkapkan masih terdapat sejumlah persoalan yang sering dihadapi ASN menjelang pensiun, mulai dari kurangnya pemahaman terhadap hak-hak Taspen, keterlambatan pengurusan administrasi, minimnya perencanaan keuangan dan kesiapan psikologis, rendahnya literasi investasi dan kesehatan, hingga kekhawatiran terhadap penurunan kualitas hidup setelah pensiun.

Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai hak-hak kepesertaan Taspen, menyiapkan ASN menghadapi masa pensiun secara administrasi, finansial, mental dan sosial, serta mendorong ASN tetap aktif, sehat dan produktif setelah memasuki masa purna tugas.

Ia berharap para ASN yang memasuki masa pensiun tetap aktif di tengah masyarakat, menjaga kesehatan serta terus produktif melalui aktivitas sosial maupun wirausaha.

“Wirausaha itu bukan semata-mata untuk mencari uang lebih, tetapi bagaimana supaya tetap aktif, memorinya tetap berjalan, sendi-sendinya tetap bergerak, sehingga para lansia tetap menjadi lansia yang bahagia dan produktif,” tambahnya.

Terkait banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun, Maulana mengatakan Pemerintah Kota Jambi masih mengoptimalkan sumber daya manusia yang ada, terutama tenaga PPPK yang jumlahnya cukup besar.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

“Selama SDM yang ada masih bisa dioptimalkan, maka akan terus kita optimalkan. Tetapi jika ada formasi dari MenPAN-RB, tentu akan kita usulkan untuk jabatan-jabatan tertentu yang memang belum bisa diisi oleh PPPK,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Jambi juga kembali menegaskan komitmennya melalui program prioritas “Lansia Bahagia”, yang bertujuan memastikan para lanjut usia dapat menjalani kehidupan yang sehat, nyaman, bermartabat, berkualitas dan bahagia.

Program tersebut meliputi pemberian bantuan permakanan bagi lansia miskin, rehabilitasi taman lansia, layanan jenguk lansia, pemeriksaan kesehatan lansia, senam lansia, pelayanan puskesmas santun lansia, hingga wisuda lansia.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh ASN yang telah mengabdikan tenaga, pikiran dan dedikasinya untuk pembangunan Kota Jambi.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Jambi mengucapkan terima kasih atas seluruh pengabdian ASN kepada daerah ini. Semoga seluruh ASN yang memasuki masa pensiun memperoleh pemahaman yang baik mengenai hak-haknya dan mampu menjalani masa purna tugas dengan tenang, mandiri, sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, sejumlah Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemkot Jambi, Kepala Cabang Mandiri Taspen Jambi Ahmad Fathoni beserta tim, Kepala Taspen Jambi Lina Setiawati beserta jajaran, serta para peserta sosialisasi.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan semangat bahwa masa purna tugas bukan akhir pengabdian, melainkan kesempatan untuk menjalani hidup yang lebih sehat, lebih dekat dengan keluarga dan tetap bermanfaat bagi masyarakat dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia.