Pemkot Jambi Dukung Festival Batanghari 2026, Dorong UMKM dan Pariwisata Berbasis Budaya

Sabtu, 15 Agustus 2026

Penulis: Agre Ilham Ramadhani | Editor: Eko Oktavianus

cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Jambi — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Batanghari 2026 yang resmi dibuka pada Jumat (14/08/2026) malam.

Mengusung tema “Jejak Jalur Perdagangan Rempah di Sungai Batanghari”, festival tersebut menjadi momentum penting untuk mengangkat kembali sejarah, budaya, pariwisata, serta potensi ekonomi kreatif masyarakat Jambi.

Festival Batanghari 2026 yang berlangsung pada 14–22 Agustus 2026 tersebut dibuka oleh Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata RI, Raden Wisnu Sindhutrisno, didampingi Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., jajaran pemerintah kabupaten/kota, unsur Forkopimda, serta para pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Kehadiran Wali Kota Jambi Maulana dalam pembukaan festival menegaskan komitmen Pemkot Jambi untuk terus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Jambi.

Wali Kota Jambi, Maulana menyampaikan bahwa Festival Batanghari tidak hanya menjadi ruang promosi budaya, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Jambi.

“Sebagian besar UMKM yang aktif merupakan UMKM warga Kota Jambi. Artinya, perputaran ekonominya juga terjadi di Kota Jambi. Kami sangat mendukung kegiatan ini,” ujar Maulana usai kegiatan.

Ia menambahkan, Pemkot Jambi akan terus mendorong berbagai kegiatan yang mampu mengangkat potensi budaya dan ekonomi kreatif lokal. Ke depan, sejumlah event daerah juga diharapkan dapat dikembangkan agar memiliki daya tarik yang lebih luas dan mampu menembus skala nasional.

Salah satunya adalah Festival Angso Duo yang diharapkan dapat terus dikembangkan hingga menjadi salah satu event unggulan yang masuk dalam jajaran event berskala Nusantara.

“Kita ingin event-event budaya di Kota Jambi terus berkembang, tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata RI, Raden Wisnu Sindhutrisno, memberikan apresiasi terhadap konsistensi Pemerintah Provinsi Jambi dalam menyelenggarakan Festival Batanghari.

Menurutnya, Festival Batanghari 2026 menjadi pencapaian membanggakan karena untuk kelima kalinya festival tersebut kembali terpilih sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN).

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

“Tahun ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan karena untuk kelima kalinya Festival Batanghari kembali terpilih sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara,” ujarnya.

Ia menilai Festival Batanghari memiliki identitas yang kuat karena menjadikan Sungai Batanghari sebagai bagian penting dari sejarah, budaya, perdagangan, dan kehidupan masyarakat Jambi.

“Batanghari bukan sekadar sungai. Batanghari adalah nadi kehidupan, jalur perdagangan, pusat lahirnya peradaban Melayu Jambi sekaligus ruang tumbuhnya tradisi, seni dan budaya,” katanya.

Raden Wisnu menjelaskan, Kementerian Pariwisata terus mendorong pemerintah daerah agar mampu mengembangkan kekayaan budaya dan cerita lokal menjadi pengalaman wisata yang berkualitas. Penyelenggaraan event, kata dia, tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga bagaimana memperpanjang lama tinggal wisatawan serta memperbesar manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat lokal.

Ia juga mendorong penerapan konsep pariwisata regeneratif, yakni pengembangan pariwisata yang tidak hanya menjaga kelestarian alam dan budaya, tetapi juga mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jambi Al Haris menekankan pentingnya Festival Batanghari sebagai momentum untuk menghidupkan kembali kejayaan sejarah jalur rempah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian Sungai Batanghari.

“Kita harus menjaga Sungai Batanghari karena sungai ini menjadi kebutuhan air masyarakat. Saya mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke Sungai Batanghari,” tegas Al Haris.

Ia juga berharap lembaga adat dapat turut mengambil peran dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai melalui penguatan aturan serta nilai-nilai adat yang hidup di tengah masyarakat.

Menurut Al Haris, sejarah kejayaan jalur rempah perlu menjadi sumber kebanggaan sekaligus inspirasi bagi generasi muda Jambi. Leluhur Jambi, kata dia, memiliki kemampuan yang luar biasa dalam aktivitas perdagangan dan pelayaran, termasuk penguasaan ilmu astronomi, kemampuan berbahasa, bernegosiasi, serta membangun kolaborasi dengan berbagai kebudayaan.

“Jangan hanya melihat Jambi sebagai produsen rempah. Kita harus berbangga bahwa leluhur kita pernah menjadi bagian penting dari jalur perdagangan dunia,” ujarnya.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Selama pelaksanaannya, Festival Batanghari 2026 menghadirkan berbagai agenda yang memadukan unsur sejarah, budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif. Di antaranya pameran ekonomi kreatif, Fun Run, parade kapal dagang hias di sepanjang aliran Sungai Batanghari, Pesta Rakyat, pertunjukan seni budaya, pameran batik khas Jambi, hingga reka ulang aktivitas perdagangan masa lalu.

Beragam rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat dan wisatawan, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah, pelestarian tradisi serta media promosi bagi produk unggulan UMKM dan ekonomi kreatif Jambi.

Pemkot Jambi menilai sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, pelaku pariwisata, seniman, budayawan dan masyarakat menjadi kunci agar event-event daerah dapat tumbuh secara berkelanjutan. Dukungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkot Jambi dalam memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat.

Turut hadir dalam pembukaan Festival Batanghari 2026, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi dan pemerintah kabupaten/kota, pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, komunitas budaya, pelaku UMKM, serta masyarakat.