Momentum Majukan Potensi Kerajinan Lokal Daerah, Nadiyah dan Marsha Lystia Ikuti Puncak HUT Ke-46 Dekranas

Sabtu, 11 Juli 2026

Penulis: Eko Oktavianus | Editor: Eko Oktavianus

cover
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Makassar – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, didampingi Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Jambi Marsha Lystia, S.E., B.Com, turut hadir dan berpartisipasi secara langsung dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2026, yang digelar Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 8-12 Juli 2026.

Kegiatan tidak hanya diisi dengan pameran produk unggulan, tetapi juga berbagai agenda interaktif seperti talk show, workshop, dan diskusi mengenai pengembangan UMKM di era ekonomi digital, hingga pada puncaknya pada penyelenggaraan pameran nasional turut digelar.

Mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi para perajin dan pelaku UMKM untuk memperluas akses pasar, meningkatkan inovasi produk, serta membuka peluang kerja sama lintas daerah. Tema ini mengandung harapan besar agar para perajin tidak hanya berkembang di tingkat nasional, tetapi juga mampu menembus pasar global.

Dalam kegiatan tersebut turut digelar pertunjukan budaya dari 24 Kabupaten dan Kota se-Sulawesi Selatan, festival kuliner, hingga malam budaya yang menghadirkan motivasi spiritual dari Ustadz Das’ad Latif, yang disaksikan oleh para Ketua Dekranasda Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, pelaku industri kreatif, mitra usaha, hingga para pecinta kerajinan tangan dari berbagai daerah tersebut.

Mengusung tema "Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia", acara puncak HUT ke-46 Dekranas yang berlangsung pada Jumat (10/07/2206), di Trans Studio Mall (TSM) Makassar dibuka langsung oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Ananda Gibran Rakabuming Raka, dengan ditandai pemukulan Gendang Pajjajari, hingga pemotongan tumpeng. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sektor kerajinan nasional.

Dalam sambutannya, Selvi Gibran Rakabuming menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembinaan bagi para perajin dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan daya saing di pasar global. Ia juga mengapresiasi peran Dekranas dan Dekranasda di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang secara konsisten mendampingi para perajin di berbagai daerah.

Menurutnya, selama 46 tahun Dekranas telah menjadi wadah bagi para perajin Indonesia untuk berkembang sekaligus memperluas jaringan pemasaran. Kehadiran lebih dari 3.000 peserta dari berbagai daerah pada peringatan HUT tahun ini menjadi bukti tingginya komitmen bersama dalam memajukan sektor kerajinan nasional.

"Yang dibutuhkan bukan hanya kuantitas pembinaan, tetapi kualitas pembinaan yang benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi perajin dan memberikan solusi nyata," kata Selvi.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri kerajinan yang didukung kekayaan sumber daya alam dan budaya. Namun, di tengah persaingan global, perkembangan teknologi, dan perubahan tren pasar, para perajin dituntut terus berinovasi.

Selvi menegaskan pentingnya sinergi seluruh pengurus Dekranasda se-Indonesia untuk memajukan kerajinan lokal. Menurutnya, produk kerajinan tidak hanya harus memiliki nilai estetika, tetapi juga berkualitas, didukung kemasan yang menarik, kapasitas produksi yang memadai, serta mengedepankan nilai budaya dan keberlanjutan lingkungan.

“Melalui momentum HUT ke-46 ini, kita berkomitmen terus mendorong kreativitas kriya yang berkelanjutan. Produk wastra dan kerajinan tangan lokal kita harus mampu naik kelas dan mendunia, sekaligus menjadi pilar penguat ekonomi keluarga dan masyarakat,” tegas Selvi.

Selvi juga mengingatkan, setiap program pelatihan memiliki target yang terukur dan pendampingan berkelanjutan hingga perajin mampu menembus pasar internasional.

“Dekranas dan Dekranasda tidak boleh hanya menjadi penyelenggara acara. Harus menjadi pendamping, pembina, dan fasilitator yang membantu membuka akses permodalan, pelatihan desain, kemasan, digitalisasi, pemasaran global, manajemen keuangan hingga perizinan ekspor,” katanya.

Sementara itu, Nadiyah menyebut, kehadiran jajaran Dekranasda Kota Jambi menjadi bentuk dukungan penuh terhadap program pusat. Menurutnya, momentum ini harus menjadi pemacu semangat daerah untuk terus memajukan potensi kerajinan lokal.

“Selamat HUT ke-46 Dekranas. Setiap karya kriya adalah warisan budaya, kreativitas, dan identitas bangsa. Dekranasda Kota Jambi berkomitmen akan mendampingi para perajin menghadirkan karya yang inovatif, berkualitas, ramah lingkungan, dan berdaya saing hingga pasar global,” sebutnya.

Selain itu, ia turut mengapresiasi dan menyatakan kebanggaannya atas penyelenggaraan HUT Dekranas ke-46 ini.

“Kami sangat bersyukur bisa hadir dan belajar langsung di HUT Dekranas ke-46 ini. Kehadiran UMKM di panggung Nasional ini membuktikan bahwa karya perajin kita punya kualitas. Ke depan Dekranasda Kota Jambi akan terus mendorong pembinaan, standarisasi, dan akses pasar agar produk tidak hanya dikenal di Jambi, tetapi juga mendunia,” ujarnya.

image-content
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi

Nadiyah berharap melalui partisipasinya bersama jajaran Dekranasda Kota Jambi dapat memperluas akses pasar produk kerajinan Kota Jambi, baik di tingkat Nasional maupun Internasional.

"Kami berharap momentum HUT Dekranas ini dapat mendongkrak pasar produk kerajinan Kota Jambi khususnya, sehingga semakin dikenal dan mampu bersaing di kancah Nasional maupun Global," harapnya.

Dalam peringatan HUT Dekranas ke-46 ini juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman / MoU antara Bank Indonesia dan Dekranas tentang sinergi program dalam mendukung pengembangan sektor kerajinan nasional.